Hubungan Antara Terjadinya Nyeri Dengan Tidur
Artikel Informasi Kesehatan Hubungan Antara Terjadinya Nyeri Dengan Tidur - Orang biasanya akan kesulitan tidur ketika badannya terasa nyeri. Tapi ternyata orang yang sulit tidur juga akan berimbas pada kesulitan menahan atau mengontrol rasa nyeri yang melanda tubuhnya. Peneliti menemukan nyeri dan sulit tidur memiliki relasi timbal balik.
Pasien dengan sindrom nyeri sering merasa tubuhnya kelelahan alasannya ialah mengalami kesulitan tidur atau tidur tidak lelap. Sementara kualitas tidur yang buruk dapat membentuk bundar setan antara sakit dan nyeri yang tidak terkontrol yang membuat sulit tidur.
"Pada gilirannya , tidur yang buruk akan menimbulkan lebih sulit untuk mengontrol nyeri dengan baik. Sehingga nyeri dan sulit tidur memang memiliki relasi timbal balik ," kata Lisa Shives , MD , pendiri Northshore Sleep Medicine di Evanston , Illinois menyerupai dilansir CNNHealthNews , Rabu (18/1/2012).
Hubungan antara terjadinya nyeri dengan tidur. Tidur dan nyeri pada alhasil keduanya dikendalikan oleh sistem saraf pusat.
Kebanyakan dokter tahu betul bahwa rasa sakit yang tidak terkontrol akan menimbulkan kesulitan tidur. Tetapi dokter seringkali tidak terpikir mengenai gangguan tidur yang dialami pasien yang terpisah dan dapat memicu rasa nyeri. Untuk alasan ini , penting bagi orang dengan nyeri kronis untuk mengevaluasi acara tidur secara menyeluruh.
Hal tersebut perlu dilakukan untuk menentukan apakah ada penyebab yang mendasari. Jika pasien memiliki kondisi menyerupai sleep apnea atau restless legs syndrome , maka diagnosa dan pengobatan gangguan tersebut dapat membuat dampak besar pada acara tidur. Sedangkan kualitas tidur sebagai hasilnya akan mensugesti kualitas kehidupan.
Sayangnya , aneka macam orang dengan sindrom nyeri kronis tidak memiliki gangguan tidur yang mudah didiagnosa. Tetapi dapat saja pasien memiliki gangguan tidur yang tidak diketahui atau tidak terdiagnosa.
Pasien juga cenderung menghabiskan banyak waktu dalam tahap terperinci tidur dan memiliki karakteristik non spesifik , yang diketahui dari electroencephalogram (EEG).
EEG biasa digunakan untuk mengukur acara listrik otak selama tidur. Temuan ini disebut dengan alpha intrusion. Penyebab dari contoh gelombang otak tertentu tidak diketahui , tetapi telah dikaitkan dengan gangguan yang berbeda yang menimbulkan nyeri kronis atau kelelahan kronis.
Tidak ada perawatan khusus yang ditujukan untuk alpha intrusion. Biasanya dokter hanya mencoba untuk mengobati sindrom nyeri yang mendasari dan setiap gangguan tidur primer yang dimiliki pasien. Hingga sekarang yang menjadi pertanyaan ialah apakah gangguan tidur benar-benar dapat menimbulkan sindrom kelelahan atau sakit - Hubungan Antara Terjadinya Nyeri Dengan Tidur.
Pasien dengan sindrom nyeri sering merasa tubuhnya kelelahan alasannya ialah mengalami kesulitan tidur atau tidur tidak lelap. Sementara kualitas tidur yang buruk dapat membentuk bundar setan antara sakit dan nyeri yang tidak terkontrol yang membuat sulit tidur.
"Pada gilirannya , tidur yang buruk akan menimbulkan lebih sulit untuk mengontrol nyeri dengan baik. Sehingga nyeri dan sulit tidur memang memiliki relasi timbal balik ," kata Lisa Shives , MD , pendiri Northshore Sleep Medicine di Evanston , Illinois menyerupai dilansir CNNHealthNews , Rabu (18/1/2012).
Hubungan antara terjadinya nyeri dengan tidur. Tidur dan nyeri pada alhasil keduanya dikendalikan oleh sistem saraf pusat.
Kebanyakan dokter tahu betul bahwa rasa sakit yang tidak terkontrol akan menimbulkan kesulitan tidur. Tetapi dokter seringkali tidak terpikir mengenai gangguan tidur yang dialami pasien yang terpisah dan dapat memicu rasa nyeri. Untuk alasan ini , penting bagi orang dengan nyeri kronis untuk mengevaluasi acara tidur secara menyeluruh.
Hal tersebut perlu dilakukan untuk menentukan apakah ada penyebab yang mendasari. Jika pasien memiliki kondisi menyerupai sleep apnea atau restless legs syndrome , maka diagnosa dan pengobatan gangguan tersebut dapat membuat dampak besar pada acara tidur. Sedangkan kualitas tidur sebagai hasilnya akan mensugesti kualitas kehidupan.
Sayangnya , aneka macam orang dengan sindrom nyeri kronis tidak memiliki gangguan tidur yang mudah didiagnosa. Tetapi dapat saja pasien memiliki gangguan tidur yang tidak diketahui atau tidak terdiagnosa.
Pasien juga cenderung menghabiskan banyak waktu dalam tahap terperinci tidur dan memiliki karakteristik non spesifik , yang diketahui dari electroencephalogram (EEG).
EEG biasa digunakan untuk mengukur acara listrik otak selama tidur. Temuan ini disebut dengan alpha intrusion. Penyebab dari contoh gelombang otak tertentu tidak diketahui , tetapi telah dikaitkan dengan gangguan yang berbeda yang menimbulkan nyeri kronis atau kelelahan kronis.
Tidak ada perawatan khusus yang ditujukan untuk alpha intrusion. Biasanya dokter hanya mencoba untuk mengobati sindrom nyeri yang mendasari dan setiap gangguan tidur primer yang dimiliki pasien. Hingga sekarang yang menjadi pertanyaan ialah apakah gangguan tidur benar-benar dapat menimbulkan sindrom kelelahan atau sakit - Hubungan Antara Terjadinya Nyeri Dengan Tidur.

Komentar
Posting Komentar