Ftalat Bisa Menyebabkan Diabetes Mellitus
![]() |
| Aroma Parfum |
Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan jurnal Diabetes Care , para peneliti menemukan relasi antara diabetes dengan materi kimia yang umum digunakan dalam pewangi buatan , lilin dan plastik untuk menyimpan makanan. Bahan kimia yang disebut 'ftalat' ini diketahui berkaitan dengan aneka macam penyakit berbahaya lainnya menyerupai autisme , kelebihan berat tubuh , infertilitas dan beberapa jenis kanker.
Ftalat mampu menjadikan diabetes mellitus. Penelitian menemukan , sedikit saja peningkatan kadar ftalat sudah mampu meningkatkan risiko diabetes 2 kali lipat. Karena diabetes yaitu penyakit hormonal , ftalat yang dapat mengganggu hormon tampaknya mengganggu produksi hormon akseptor penelitian.
"Meskipun masih perlu dikonfirmasi oleh penelitian yang lebih besar , temuan kami mendukung hipotesis bahwa materi kimia dari lingkungan dapat memicu diabetes ," kata Monica Lind , profesor kedokteran lingkungan di departemen Kedokteran Kerja dan Lingkungan Universitas Uppsala menyerupai dilansir Rodale.com , Selasa (17/4/2012).
Dalam pemeriksaan fisik , akseptor dites kadar gula darah dan kadar insulinnya ketika puasa. Sampel darah kemudian dianalisis untuk mengetahui kandungan racun dari lingkungan , termasuk ftalat. Diabetes ditemukan banyak dialami akseptor yang mengalami kelebihan berat tubuh dan memiliki lemak darah yang tinggi.
Tapi , para peneliti juga menemukan relasi antara kadar ftalat dalam darah dengan peningkatan risiko diabetes , bahkan setelah menghitung risiko lain menyerupai obesitas , lemak darah , merokok , dan kebiasaan olahraga.
Individu yang darahnya banyak mengandung ftalat memiliki risiko terserang diabetes 2 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan orang yang tingkat ftalatnya rendah. Peneliti juga menemukan bahwa jenis ftalat tertentu berkaitan dengan gangguan produksi insulin di pankreas.
"Untuk mengetahui apakah ftalat benar-benar merupakan faktor risiko diabetes , penelitian lebih lanjut diharapkan untuk menyampaikan relasi serupa. Penelitian eksperimental pada hewan dan sel juga diharapkan untuk mengetahui mekanisme apa yang dapat mendasari relasi ini ," kata Monica Lind.
Banyak orang menghirup dan terkontaminasi ftalat dalam kehidupan sehari-hari lewat materi dalam plastik , parfum dan produk kosmetik. Ftalat banyak ditambahkan dalam banyak produk , mulai dari parfum , sabun , shampo , deodoran dan hairspray.
Ftalat biasanya tidak dicantumkan pada label kemasan produk karena zat kimia yang ditambahkan di bawah jumlah yang ditetapkan mampu disebut dengan pewangi atau aroma. Istilah ini dapat memuat 7.000 materi kimia atau lebih - Ftalat Bisa Menyebabkan Diabetes Mellitus.

Komentar
Posting Komentar